Gambar1 Gambar2 Gambar3 Gambar4 Gambar5 Gambar6 Gambar7

Sejarah, Visi dan Misi Perpustakaan Baitul Hikmah YAM Tambun

Perpustakaan Baitul Hikmah Yayasan Al Muslim Tambun berdiri pada tahun 1990 yang idenya berasal dari Bapak Almarhum Drs. Moelya Radja Siregar.

Maka dibentuklah sebuah perpustakaan yang diberi nama “Perpustakaan Baitul Hikmah” yang artinya rumah penuh hikmah dan Bapak Moelya Radja Siregar ditunjuk sebagai ketuanya pada waktu itu.

Lalu sebagai pengelolaanya dipegang kendali oleh Drs. Suwarko dan Bapak Drs. Saepudin Zuhri. Kemudian diresmikan oleh Bapak Ir. Buchori Nasution, sehingga sampai sekarang nama tersebut dipakai sebagai nama perpustakaan yang berada di lingkungan SMK dan SMA al muslim dibawah naungan Yayasan al muslim.


Daftar riwayat yang pernah menjabat Kepala Perpustakaan :

1. Drs. Moelya Radja Siregar dari tahun 1988 hingga 1990

2. Drs.Suwarko dari tahun 1990 hingga 1997

3. Karsoyo dari tahun 1997 hingga 2000

4. Achmad Husein dari tahun 2000 hingga 2004

5. M. Zahidul Awwab dari 2004 hingga 2007

6. Siti Mugi Rahayu, S.Pd dari tahun 2008 hingga 2009

7. Heri Darmawan dari tahun 2010 hingga 2011

8. Siti Mugi Rahayu, S.Pd 2012 hingga 2014

9. Nia Sofyana, S.Pd dari tahun 2014 hingga tahun 2016

10. Siti Mugi Rahayu, S.Pd, M.Pd dari tahun 2016 hingga 2018

11. Atut Siti Wahyuni, SS dari tahun 2018



Visi : Perpustakaan Baitul Hikmah Yayasan Al Muslim Tambun sebagai Perpustakaan Multimedia dan Digital

Misi : Mendukung Yayasan Al Muslim Tambun dalam :


1. Menyediakan sumber - sumber informasi yang dibutuhkan pemustaka (user), baik yang didapat dari institusi dalam lingkungan Yayasan Al Muslim maupun mitra

2. Menyelenggarakan proses pengolahan, perawatan dan pengelolaan bahan pustaka dan sumber informasi lain, sehingga dapat berfungsi sebagai rujukan informasi dan dokumentasi yang bermanfaat dalam jangka waktu lama.

3· Menyelenggarakan pelayanan prima yang berkualitas dan optimal dengan melaksanakan program otomisasi perpustakaan, berbasis aplikasi digital, komputerisasi dan akses internet.

4· Membina dan mengembangkan kerja sama dan kemitraan dengan lembaga yang dapat memberikan nilai tambah dalam penyediaan informasi dan kualitas pelayanan.

5· Memberikan kesempatan kepada siswa dan pecinta perpustakaan untuk berperan serta dalam operasional peningkatan kualitas perpustakaan